Friday, January 31, 2014

Pesta Kembang Api di Lapangan Manda Elu Memasuki Tahun 2014

Lapangan Manda Elu merupakan pusat keramaian kota Waikabubak ketikan menjelang pergantian Tahun ... Pada peralihan 2013 ke 2014 ini saya berkesempatan merayakan malam tahun baru di Lapangan Manda Elu ini bersama keluarga ... tak lupa saya membawa kamera untuk mengabadikan pesta kembang api nanti ketika pergantian Tahun ... Apalagi saya pun belum berkesempatan mengabadikan kembang api dengan baik ... hitung - hitung sebangai ajang uji coba .... ini ada beberapa hasil foto  saya ... 


Shooting Mode Manual Exposure
Tv( Shutter Speed ) 2
Av( Aperture Value ) 8.0
Metering Mode Evaluative Metering
ISO Speed 200
Auto ISO Speed OFF
Lens EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS II
Focal Length 18.0 mm
Image Size 4272x2848
Image Quality Fine
Flash Off


Monday, October 21, 2013

Kumpulan Foto Kain Tenun Ikat Dan Sulam Sumba Timur

Pada Tanggal 18 Oktober 2013 lalu saya berkesempatan mengikuti acara peresmian Gedung Kantor LSM Burung Indonesia. Disana ada pula perajin Kain Tenun Ikat asal Sumba Timur yang memamerkan dan menjual hasilkarya mereka ... Berbagai jenis kain tenun ada dipajang disini mulai dari tenun ikat, tenun sulam dan tenun fariasi dengan muti - muti. Dengan segera saya mengabadikan dengan cara memotret hampir semua koleksi tenunan Sumba Timur yang dipajang ... buat koleksi dan share aja ... jenis motifnya sangat banyak dan sangat beragam. harga yang ditawarkan mulai dari dua ratus ribuan hingga lima jutaan.


Sangat senang saya melihat hasil karya ini yang pada masa kini sudah semakin terkenal. Setidaknya dengan adanya perajin - perajin kain tenun dengan motif yang sarat makana ini budaya sumba umumnya masih terus terangkat dan masih terus di jaga dengan baik ... Semoga para Pemuda - Pemudi Sumba dapat melanjutkan budaya dan karya Nenek moyangnya ... 

Berikiut ini adalah kumpulan foto - foto kain tenun ikat dan sulam yang sempat saya abadikan sebagai bahan reverensi atau pengetahuan saja ... 

Kain Tenun Ikat Sumba Timur dengan motif kuda, Kupu - kupu, Ayam, Pria sumba menunggang kuda.

Tuesday, May 14, 2013

Keindahan Pantai Maloba dan Misteri Makam Nenek Matahari ( Apu Ladu )

Pantai Konda - Maloba, demikian secara umum di kenal di Kabupaten Sumba Tengah ... terletak sebelah selatan wilayah Sumba Tengah  dengan tiga teluk kecil yang terkenal dengan nama Pantai Konda, Pantai Aili, dan Pantai Maloba. Jajaran pantai ini terletak 25 - 35 km dari pusat kota Waibakul, Sumba Tengah. Jalan menuju pantai ini melewati areal kawasan Taman Nasional Manupeu - Tanadharu, sehingga sangat asri dengan hutan yang masih cukup terjaga dan alami ... pemandangan pantai dari ketinggian pun sangat indah. Sayangnya ketika saya menuju kesana siang itu terdapat cukup banyak uap air atau kabut tipis dikejauhan sehingga hasil fotonya kurang memuaskan ....

Pemandangan dari ketinggian Desa Taman Mas Kab. Sumba Tengah. Jalan Menuju Konda - Maloba ( Kiri jalan )

Sunday, November 25, 2012

Nova etnic portrait photo

Ini adalah hasil jepretan portrait saya ketika melihat Ritual Adat Marapu. Kala itu, saya bertemu dengan seorang anak bernama Nova kebetulan memang saya mengenalnya. Dengan spontan saya berkata Nova foto ... Nova .... dengan cepat dia ( Nova ) memperbaiki sarung Kain tenun yang dikenakannya. Dan Jeklek 3x jadi 3 buah foto Portrait dengan Nova sebagai modelnya ... alami saya suka hasil foto ini.
Lokasi : Kampung Bondomaroto, Sumba Barat

Friday, November 23, 2012

Photo Bunga


Camera Model Canon EOS 1100D, Shooting Date/Time 21/10/2012 12:14:31:PM, Shooting Mode Manual Exposure, Tv( Shutter Speed ) 1/125, Av( Aperture Value ) 5.6, Metering Mode Evaluative Metering, ISO Speed 1600, Auto ISO Speed ON, Lens EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS II, Focal Length 55.0 mm, Image Size 2256x1504, Image Quality Fine, Flash Off, FE lock OFF, White Balance Mode Auto, AF Mode Manual focusing,Picture Style Standard



Friday, November 16, 2012

Kalango dan Njara ( Ritual Marapu Wula Poddu ) Bondomaroto

Puncak acara Perayaan Bulan suci ( Wulla Poddu / Wula Poddu ) bagi penganut Marapu telah dimulai dari pagi hari sejak pukul 07.00. Pada hari ini Minggu 11 November 2012. Sejak pagi telah para penari telah menari sepanjang hari ini sebagai bentuk kegembiraan puncak perayaan Bulan Suci / Pamali ( Wulla Poddu ). 
Kalango di Ritual Marapu, Kalango, Wulla Poddu, Kampung Bondomaroto.
Marapu merupakan kepercayaan asli masyarakat sumba dan secara harafiah, marapu terdiri dari 2 kata yaitu  Ma dan Rappu yang berari Ma berarti "yang" dan Rappu berarti " Tersembunyi"  atau Rapu berarti "dihormati", "didewakan", "disembah". Atau bisa juga Mera dan Appu yang berarti "nenek moyang ". Sumber : Buku Injil dan marapu : suatu studi historis-teologis tentang perjumpaan Injil Oleh Frederiek Djara Wellem

Kalango di Ritual Marapu, Kalango, Wulla Poddu, Kampung Bondomaroto.

Monday, November 12, 2012

Tarian Sakral di Ritual Wula Podu Kampung Bondomaroto

Hari Minggu, tanggal 11 November 2012 adalah hari ke 9 sejak kembalinya para rato Kampung Bondomaroto, desa Kalimbukuni Kec. Kota Waikabubak dari mengambil kawuku dan mengunjungi 3 kampung di Desa Waibangga. Ambil Kawuku ( Ritual Wula Po'du Kampung Bondomaroto).Hari ke - 9 ini adalah puncak perayaan dimana bulan suci marapu ( Wula Poddu ) akan berakhir. Dimana selama 1 bulan adalah bulan perenungan dan penyucian diri bagi kaum marapu di Loli. Selama 1 bulan mereka menjalankan berbagai pantangan dan pamali.

Wula poddu itu intinya adalah masa penyucian diri orang Sumba. Selama bulan itu, pantangannya antara lain dilarang membunyikan gong dan gendang atau menyembelih hewan di depan rumah, atau menikam babi di depan rumah menangisi orang mati, serta berpesta pora. Bahkan pada mas a puncak hari pamali masyarakat tidak boleh kekebun, karena tanaman di kebun bisa mati. Bagi mereka yang mengabaikan pantangan, risiko malapetaka diyakini akan menimpa.


Pada acara puncak Wula Poddu di Kampung Bondomaroto ini saya hadir sekitar pulul 10.00 pagi dan kala itu acara telah dimulai dengan tarian - tarian yang dipersembahakan di depan Rumah Pamali yang halamannya juga pamali sehingga kita tidak dapat memasuki halaman tersebut tanpa ijin.Berikut ini adalah beberapa foto penari yang menari dihalaman Pamali ini. Penari ini pun bukanlah sembarangan ditunjuk melainkan haruslah dari garis keturunan tertantu yang sudah di wariskan dari kakek atau nenek moyang di keluarga mereka.

Seorang Pemuda menari dengan sungguh - sungguh 
di Ritual Wula Poddu Kampung Bondomaroto